kau tahu?
sekali lagi aku nyaris terlibat dalam pertempuran itu. setiap dia bersama orang lain, aku ngerasa ada yang buat nafasku tertahan, nyesek di ulu hati. tapi yang sekarang gag separah yang dulu. tapi, kau tahu...yang lalu tidak sedekat yang sekarang. aku jadi muak melihat semuanya. aku pingin melemparnya, memakinya sesuka hatiku.tapi orang itu jauh...bahkan tak terlihat lagi. just invisible.
sekali lagi aku ngerasa hal yang sama seperti yang aku rasain ketika aku masih duduk di bangku depan meja guru sd ku, di kelas 6sd.
bodoh sekali. terlalu bodoh untuk dipikirkan malam berikutnya.
huaaaa.....
kau tahu?
semakin lama akusadar sifatku yang selalu nyiksa setiap aku kembali pada kebiasaan buruk itu.
sahabatku yang dikirim dewi-dewi di negeri di balik negeri cerita khayal.
aku merindukanmu...
aku selalu membiarkan nafasku terbang, walaupun aku ingin menggapainya. tapi...
seperti dulu, aku hanya ingin menjadi penonton yang sabar akan apa yang aku karyakan sendiri. skenario yang aku bikin sendiri, aku biarkan menyiksa batinku sendiri. aku....
ingin keluar dari kebodohan ini. suatu saat, saat aku sudah belajar menerima hakku menggapai nafas itu...
aku tak akan biarkan setiap desahan terbang begitu saja seperti yang sebelumnya...
kau mengerti?
jika kau tidak mengerti, maka kau akan tau bahwa aku memang tidak bisa mengungkapkan isi hatiku dengan baik pada yang lain. butuh orang yang mengerti khayalanku untuk mengerti maksudku.
dan aku tidak pernah menunggu komen yang sama seperti vee's day...
hat is the mean of the maksud...
itu bukan jawaban...
Minggu, 07 September 2008
racun yang kembali mencekik
Diposting oleh miracle site di 18.10
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar