Rabu, 03 September 2008

liang kesunyian yang pengap

cahaya....
kegelapan telah merebut keagunganmu dari ruang kalbuku.
huhuh,,,aku ga tau kenapa nafas tu terasa berat setiap ku menginjakkan jejak pertama di depan pintu. terlepas dari kesegaran matahari dan kesejukan tari udara yang memilukan, tiba-tiba kesadaranku terkurung dalam ruang tanpa cahaya yang menelan ingatanku.
celah sempit yang kucoba buka untuk melihat matahari nan kelabu, tak cukup. aku ingin sekali bilang pada mereka, bahwa semuanya belum cukup. aku merasa ada yang kurang di sini. cahaya. tak ada cahaya lagi. itu yang membuat aku merasa kurang dan ingin meninggalkan tempat ini. mengejar sebuah kepastian yang mungkin bisa aku susul.

maav, tak ada dasar dari tulisan ini yg buat dia tag berujung.

sahabatku yang dikirimkan dewi-dewi keajaiban dalam negeri di balik cerita,
aku merasa kesepian jika jauh dari kelas terkasih, tak ada tempat berbagi selain kemumetan atas tugas dan ulangan sekolah. aku hanya menemukan diriku dalam kegelapan saat sendiri. dan sebuah ketakutan baru muncul di sini (aku memendam jari di depan hati), ketakutan karena aku sudah terbiasa pada rasa takut yang membuat aku tak mampu takluk pada apapun (pada dasarnya aku berusaha menyombongkan diri untuk kebaikanku sendiri)

sahabat, tiupkanlah kehangatan di setiap denyut senyap yang terbisik di liang kesunyianku.

2 komentar:

choco.candylicious mengatakan...

ayayai...
lagi lagi melodrama banget perbendaharaan bahasamu...

Vioooo mengatakan...

iiiii.....~

wat the mean of the maksud..?!?

luph uuu....><