Sabtu, 14 November 2009

I'm a circle incomplete

this morning I step through in front of the mirror
I saw my eyes so tired..
my mind so quiet
like the left morning,
I could find such mysteries galore inside my eyes
I'm a strange substance when I realise that I'm incomplete...
Dia tak ingin menatap ke depan lebih lama
ketakutan menghantuinya tentang masa depan yang masih dirahasiakan waktu
malam bisa saja menyembunyikannya dari kenyataan, membiarkan raganya tertelan gelapnya mimpi yang tak pasti.
Pagi bisa saja membekukannya dengan tetesan embun dingin mengiris hingga ke dalam hati, membuatnya hibernasi dan masih tetap bermimpi.
Namun, siang tak lagi dapat menjaganya tetap menghindari kenyataan, meringkuk dan berpura-pura tak peduli.
cahaya menembus tempat persembunyiannya. Ia yang tanpa persiapan apapun, tersentak. tajamnya sinar hangat mengilaukan matanya yang lemah.
Dia terlalu lama bersembunyi...
I just didn't care about the such shadow of my self
the secret just an ordinary particle of my daily's acsessories
I closed my mind from the reality
the light as a cup of tea in the morning
so warm...
I could breathing in its vapour
hm....
dia ingin memulai sesuatu yang seharusnya telah ia mulai sejak pagi
namun, ia putus asa melawan ketidakyakinan dalam hatinya...
merasa terlambat, waktu tidak akan memberikan kesempatan, tak bergerak, akhirnya hanya membatu berusaha mempertahankan wujudnya yang beku.
cahaya sudah semakin tinggi, dia takut akan terbakar oleh kehangatan yang terlalu lembut dengan mudah...
dia tak menyadari.... alangkah baiknya jika dia mencoba...
dia tidak menyadari, mentari belum terlalu tinggi, karena sesungguhnya tengah hari belum terlewati
dia merasa terlalu lama terlelap dalam kegelapan...waktunya habis, dan tak ada kesempatan baginya,...
Padahal matanya terpejam dalam waktu kurang dari separuh malamnya..
malangnya....
terlalu banyak yang tak disadarinya...
the soft warm air entered my body spaces
burn my spirit and let me smile
I always want to get relax on every situation
but my blood boiling up and my heart blister
time's running after me
I was too slowgoing...
and there isn't any other fingers take me to go faster
layaknya sebuah lingkaran...
dia masih belum sempurna
dibutuhkan penghubung yang dapat membuatnya menjadi suatu wujud yang nyata
dia masih membutuhkan bahan untuk melengkapi sedikit bagian yang belum tersambung
mungkin dia sedang mencari...
karena sangat dibutuhkannya agar dapat berputar sempurna
kini dia lelah,,
dalam ketidakberdayaan..
yang entah mengapa membuatnya takut dan merasa dihantui oleh waktu
dia hanya membutuhkan sesuatu yang melengkapi dirinya
hingga dapat berputar sempurna, sebagai lingkaran yang terlengkapi...
I need your fingers, your hand, your soul...
I need your support...
to complete me, because I can't complete by my self...
it seems foolish, but this is who I am...
so weak to stand alone...
Sosok itu...
masih belum menyadari banyak hal tentang dirinya sendiri...
tentang kekuatan yang hebat dalam dirinya...
tentang tawanya yang menyenangkan ketika ia bahagia,
tentang semangatnya yang melebihi segalanya...
tentang kemampuannya dan kepribadiannya yang begitu cantik..
sayang, semuanya masih tersimpan terlalu dalam dan rahasia,
dia belum dapat menyadari, mencari, dan mengeluarkannya sendiri dengan penuh keyakinan,
dia membutuhkan sahabat yang meyakinkannya untuk memulai sebelum tengah hari terlampaui dan segalanya akan menjadi terlambat
sahabat itu adalah cinta kasih yang mampu melengkapi dirinya, menjadi sebuah lingkaran utuh yang mampu berputar sempurna...
yeah...
I need something that become a big spirit to get up
I need you...
I'm incomplete circle is me with no you
....^^

Jumat, 06 November 2009

love poet

getaran di ujung jarimu
tawa yang tulus dari hatimu
semangat yang kau jadikan selimutku
membuat jiwaku merasa nyaman, bersandar sesaat...

mimpi tentangmu..
tentang wajahmu yang samar-samar...
menghantui pikiranku
memberatkan hari-hariku...

ku pikir kau tak ada..
hanya mimpi yang tak bertepi...

tapi..
tanpa kusadari...
kau ada dan sangat dekat,

perih itu semakin panas...
kau ada..
bukan sebagai jawaban mimpi-mimpi yang semu

namun,
sebagai pertanyaan besar..
yang semakin menyedihkan..

karena kau tidak hadir untuk selimutiku,
menyodorkan jari-jarimu..
memberikan sandaran untukku..

kau orang lain...
kau kukenal dari mimpi...
kau hanya cerita dongeng
yang mungkin akan selalu membuatku lemah,
saat kau tak tahu beratnya menahan kebekuan itu

ingin ku bertanya...
mengapa mimpi itu hadir padaku..
tanpa kumengerti?

Minggu, 01 November 2009

mencoba memotivasi diri

menulis terdengar sangat sulit jika ku pikirkan..
interpretasi yang tertanam kuat dalam pemahaman itu telah menyihirku untuk menjauhi keyboard dan berhenti berkarya...

ada ketakutan tersendiri yang menghantuiku saat ini,
aku masih dalam tahap latihan dasar KIH FK UNUD,,,
terdapat beberapa tugas yang harus ku selesaikan agar nantinya dapat diterima sebagai bagian dari KIH FK UNUD..
hmm....
aku merasa beban karena aku tak "cerdas" dalam mengeksplorasi gagasan yang dapat dituangkan dalam suatu karya tulis..terlebih lagi membuat esai...mendengar saja aku mabuk darat...
huah...
bagaimana caranya menulis?
dulu aku beberapa kali ikut lomba karya tulis, dan...
seingatku, semuanya ku jalani dengan tidak niat 100%. kalau tanpa Austin saat itu, mungkin aku tidak akan pernah menerima piagam penghargaan sebagai juara harapan..
berbeda dengan RBE yang kuikuti bareng tia,
kurasa itu yang dinamakan semangat lomba...hha

baik,
yang menjadi masalah sekarang:

* buat kktm, aku belum mendapatkan ide dan gagasan yang "baik" dan aku mulai takut akan masalah ini....
*Esai......aku bukan tipe orang yang kritis yang dapat menyampaikan argumen...oTL....aku bodoh luar biasa dalam bidang ini...
*Poster....wawawawawaw.....poster bikinnya pakek adobe....aku gak bisa adobe buk.....
*Debat.....rawr.....dulu aku emang ikut debat...tapi tetep aja aku tidak percaya diri...0TL...God bless me please......




hm....
untuk diriku sendiri....
"menulislah dengan motivasi yang mulia, tanpa ambisi, tenang, damai.... dan biarkanlah hati dan pikiranmu mengalir....karena tulisanmu akan mencerminkan pribadimu...tulisanmu adalah pribadimu....dan kamu tidak perlu malu atau takut pada pribadimu sendiri..apapun itu...jika kamu telah mengusahakan yang terbaik, aku yakin...kamu tidak akan mengecewakan dirimu sendiri...dan aku yakin, kamu bisa menerima dirimu apa adanya...karena kamu adalah sahabat bagi dirimu sendiri..."


semoga Tuhan memberkati...."^_^