tak tahu lagi harus seperti apa.
ulangan yang udah bikin kesadaranku terhenyak kaget, telah menelan banyak kesempatan tertawa bersama mereka. bahkan minggu ini pun, aku tak sempat pulang menemui mereka. semua begitu susah untuk dijelaskan karena ada tanggung jawab yang membuat langkahku pulang terhenti.
jujur aku sangat merindukan rumah dan semua yang menunggu rumah.
saudara - saudara yang dulu dekat hatinya denganku kini sudah pergi menuntut ilmu dan membuatku merasa kesepian lagi.
minggu yang baru dengan tantangan yang baru menanti dan akan lebih menantang kesabaranku.
sudahlah...
yang sudah terlanjur dipilih harus dipijaki hingga ujung. kalau aku memilih untuk kembali, sudah terlalu jauh. tepian jembatan ini sudah terlalu sulit digapai. aku di perjalanan antara dua bagian yang sama. maju atau mundur, sama saja. maju menggapai tujuan atau mundur dari semuanya.
semuanya penuh risiko. tak dapat disanksikan lahi. semuanya sama.
lebih baik bertahan dengan langkah tertatih dan tenaga yang masih tersisa, sebelum jembatan ini semakin rapuh dan menunggu kehancuranku sendiri.
semua akan terwujud jika aku melangkah lebih pasti dan penuh keyakinan...
kalian yang menghiasi perbukitan yang bisu...
dukungan kalian adalah udara terhangat yang aku butuhkan untuk mencairkan kegalauan ini...
^^
Sabtu, 13 September 2008
Diposting oleh miracle site di 22.51
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar