lama...
setelah mereka menekan jiwaku, jiwa kami, jiwa kita...
aku selalu sedih. harga diriku bagaikan lebur....
cerita tentang keluargaku ku dengar di beberapa tempat.mereka yg tak sadar aku adalah bagian dr cerita mereka, bOdOh!
belum lg....pernikahan omQ yg.....um...ini privacy...
semua berlalu, hari-hari yg panas sudah kulupakan. kepedihannya sudah tak kurasakan lagi. semuanya tak punya arti, hanya menyiksa jika kuingat.
keluargaku panas kembali setelah perang itu hibernasi dan membeku beberapa tahun. uh...aku bosan perang. perang. perang. perang lagi!bosand!
akhirnya, dalam kesulitan, keluargaku merangkak menuju...
rumahku yg sekarang.
kau tahu? saat upacara "pemanggilan Pitara >neneku<" aku takut sekali... Wanita itu berlari, merangkak, memanggil dengan jeritan histeris di depan pagar rumah. dia tidak berani masuk, dia memangil Bapak. dia ingin dijemput. O my Gosh,,,,itu nneku. kata orang itu nneku. dia kerasukan nneku. hujan turun tiba-tiba. aku berlari membawakan payung ke depan pagar, kakaku menyusul, Bapak juga...Om ku juga...oh ada apa...ini????
Beliau bilang....
"bawa saya turut serta...saya ingin bersama kalian..."
nneku ingin bersamaku, ingin bersama kami...oh senangnya...aku menangis. menjerit lebih tepatnya. aku merasakan ketidakadilan telah menyelimuti segenap jiwaku. aku menjerit dengan sekuat tenaga.
dalam upacara itu, semua menangis. puluhan orang yang datang berlinangan air mata. tetangga yg lama pasti berat akan kepergian kami. kami sudah mendarah daging di rumah yang dulu. oh....ho...
ketika Ibu memanggil "ari2" kami yang dulu tertanam di depan balai Bali rumah yang lama, aku terhenyak. jiwaku terasa mengawang terkubur dalam ruang yang asing, tak kukenal...tapi lebih damai...
di catuspata desa, Bapak memanggil nneku...bayangkan...untuk pertama kali dalam hidupku, dalam kesadaranku hidup di dunia...untuk pertama kali Bapakku menangis di depanku...tapi air mata itu hanya setetes. hanya setetes dan hanya berupa garis tipis bening yang mengalir menghampiri senyum bekunya yang berat. aku membatu. air mataku tak kan kukeluarkan...tapi...aku bohong. aku menangis jauh lebih dahsyat dari dugaanku. aku tak tega orang yang aku ayomi menangis dengan garis perih yang dalam. aku tak tahu apa yang membuat semua orang menangis....aku merasa bodoh. aku sadar ada garis tipis yang mengembang di bibir "petaka" itu...aku berhenti menangis. darahku mengalir normal kembali. kepada "sie konsumsi" acara itu, aku berbisik "laper..."
hugh...hanya makanan yang menghentikan tangisku...upzzz....
akhir upacara, membisikkanku,
"aku bebas, aku pindah, takkan ada tekanan lagi..."
aku sadar...hanya kehilangan rumah, bukanlah kesedihan besar bagi orang lain. tapi...
aku tidak hanya kehilangan rumah. aku dipisahkan dengan orang-orang yang telah merawatku sejak kecil, sejak lahir. bahkan orang-orang yang kujadikan tempat menyusu saat ibuku bekerja
(oopzz...ini rahasia..^^)
mereka adalah ibu-ibu(yang jelas banyak orang...mereka tetanggaku.)
bukan tetangga, tapi mereka ibuku. rasakan bagaimana kehilangan belasan orang ibu. rasakan bagaimana kehilangan jutaan belaian ibu...
bukan hanya mereka yang dipisahkan dariku,,,
kenangan terindahku di rumah itu, saat aku tidur sendiri dan ketakutan, saat aku penasaran pada "sesuatu" yang ada di belakang rumah.hiiii....
tapi ternyata cuma bualan orang tuaku, agar aku gak suka manjat. haha...(aku bohong koq...)
banyak lagi yang lain yang tidak bisa kuceritakan. karena aku ingin melupakannya....
aku juga kehilangan lingkunganku, kehilangan kebunku, kehilangan tempat itu...
dan....
aku sudah mendapat tekanan-tekanan pedas selama kepindahanku..pedas sekali. andai keluargaku bersatu menghadapi kecaman dan tekanan itu, mungkin akan lebih baik. tapi...ya begitulah....
aku kehilangan kebahagiaanku dengan tekanan-tekanan itu...
kebahagiaan masa smp yang menyejukkan, hilang....terganggu di tengah jalan...
sudahlah...
itu....dulu.....
sekarang....(:
aku senang...aku bahagia,,,,aku bebas...
bintang bisa kulihat dengan jelas.
aku di puncak.
aku bisa rasakan kabut setiap pagi...
sejuk...
membuatku merindukan rumah.....selalu....
thanks God...
I always belive U will send us miracles.
I believe U are...
I believe U love us. U'll keep us...
thanks so much...for Ur warm touch...
(^_^)
Kamis, 02 Oktober 2008
perubahan besar dalam hidup kami bgn 4
Diposting oleh miracle site di 21.18
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar